Branding Dengan Videotron

Memasang iklan melalui Billboard ataupun Videotron merupakan salah satu taktik merketing untuk membranding sebuah produk dari sebuah perusahaan. Hanya saja akhir-akhir ini banyak artis maupun produk indonesia yang mempromosikan diri mereka di negara luar, salah satunya terpampang di New York Times Square. Outdoor Advertisement di New York Square yang dilakukan Spotify memajang wajah beberapa musisi indonesia, seperti Mahalini, Nadin Amizah, atau Weird Genius, sukses menjadi pemberitaan yang membanggakan di Indonesia.

 

Berapa Biaya Iklan di New York Times Square ?

Memasang iklan di New York Times Square bisa mencapai US$ 1,1 dan US$ 4 juta per tahun atau sekitar 15 hingga 57 miliar. Sedangkan biaya billboard Times Square untuk sehari dimulai dari $5000 dan naik hingga lebih dari $50.000 atau sekitar 72 juta hingga 724 juta.

Salah satu alasan mengapa banyak artis menerapkan teknik marketing dengan sistem ini bertujuan untuk meningkatkan value dari brand tersebut sehingga dipercaya dan mudah diingat oleh banyak orang.

 

Mengapa New York Times Square ?

New York Time Square merupakan salah satu kawasan elite yang menampilkan tokoh-tokoh terkenal dunia ataupun brand – brand ternama dunia. Times square merupakan salah satu kawasan metropolitan.

Ramainya kawasan ini sebagai tempat wisata menjadi alasan mengapa pengiklan banyak berinvestasi untuk branding produk mereka di tempat ini. Mereka bersaing memperebutkan salah satu tempat strategis di papan reklame ikonik. Hal ini yang menyebabkan banyak perusahaan yang menargetkan pemasaran dengan memasang iklan di Times Square.

Pada akhirnya tujuan iklan di tempat ini adalah sebagai awareness, dengan impresi 1,5 juta orang per hari. Selain memiliki nilai prestise yang tinggi, efek yang ditimbulkan dari media iklan ini juga terbilang cukup masif. Efek masif dari iklan videotron terjadi karena titik videotron selalu menempati lokasi-lokasi yang dilalui human traffic yang sangat tinggi.

 

Tertarik beriklan di Videotron?